Latest Entries »



How long before I get in?
Before it starts, before I begin?
How long before you decide?
Before I know what it feels like?
Where To, where do I go?
If you never try, then you’ll never know.
How long do I have to climb,
Up on the side of this mountain of mine?

Look up, I look up at night,
Planets are moving at the speed of light.
Climb up, up in the trees,
every chance that you get,
is a chance you seize.
How long am I gonna stand,
with my head stuck under the sand?
I’ll start before I can stop,
before I see things the right way up.

All that noise, and all that sound,
All those places I got found.
And birds go flying at the speed of sound,
to show you how it all began.
Birds came flying from the underground,
if you could see it then you’d understand?

Ideas that you’ll never find,
All the inventors could never design.
The buildings that you put up,
Japan and China all lit up.
The sign that I couldn’t read,
or a light that I couldn’t see,
some things you have to believe,
but others are puzzles, puzzling me.

All that noise, and all that sound,
All those places I got found.
And birds go flying at the speed of sound,
to show you how it all began.
Birds came flying from the underground,
if you could see it then you’d understand,
ah when you see it then you’ll understand?

All those signs, I knew what they meant.
Some things you can invent.
Some get made, and some get sent,
Ooh?
Birds go flying at the speed of sound,
to show you how it all began.
Birds came flying from the underground,
if you could see it then you’d understand,
ah, when you see it then you’ll understand?

A little rest


“This month offers me rainy days to take a little rest. A little rest, a little time to escape from you. Lock myself at home and sleep. Just a  little rest. Let see if you’ll still be there when I am awake. I doubt, though. Well, honestly, I know you won’t! Still, a little rest is good. I am tired.”

-Megaisme, Rainy May

Questions


Any songs, any lines, whatever, my brain doesn’t get any of them anymore. I order myself to not understand, neither believing in the words I actually love.

 

Sembilan Bulan


aku benci memulai puisi ini

 

bulan sembilan bercerita tentang

cinta-cinta yang menguatkan

keluarga, sahabat, senyum manusia

dan hujan yang menjadikanku tiada

bulan sembilan bercerita tentang

tentang seorang anak yang ingin pulang kampung

memeluk bapak secepatnya kalau bisa

mencium ibu lalu makan masakannya lagi

meraih tangan saudara-saudaranya lagi

melihat wajah-wajah sahabatnya sebelum mereka pergi

anak yang tidak ingin menyapa perpisahan

anak yang tidak ingin menangis

belum siap memeluk bapak ibu di hari terakhir

tidak ingin menangis meninggalkan rumah tersayang

yang masih ingin memakan keju dan mencoba susu

bulan sembilan bercerita tentang

nilai-nilai kalkulus

nilai-nilai sains

nilai-nilai bahasa

nilai-nilai seni

nilai-nilai sosial

nilai-nilai kata-kata

bulan sembilan bercerita tentang

merancang akhir cerita pendakian

memastikan ada jejak yang tertinggalkan

 

dan aku lebih benci lagi untuk mengakhiri

Kedai Kopi


rintik hujan turun di tengah siang
aku ingin panas matahari
mengeluh pun tak ada arti
karna hujan datang ada alasan
aku berlari saja tak ingin basah
namun apalah daya
menerjang hujan namanya
kalau tidak basah apalagi
berlama diguyur hujan, aku sadar satu hal
aku dingin dan lelah berlari
kududuk di depan kedai kopi
ada hawa hangat yang tercium dari celah jendela
aku dekati, teduh dan hangat
ada denting-denting cangkir kudengar
dan ada percakapan santai
ingin kumasuk, meneguk secangkir saja
namun aku basah, aku malu
kuputuskan tuk berlari saja, segera pulang
aku pikir aku pun punya kopi dan air hangat di rumah
basah kuyup kuraih pintu
berganti pakaian, aku menyelinap ke dapur
di tempat yang kupercaya tersimpan kopi,
kutemukan kosong, tidak ada lagi
lalu harum kedai membayang membuatku benar-benar ingin
aku raih payung dan berjalan santai saja
menikmati hujan kali ini
sesampai disana, aku temukan sang jendela tertutup rapat
dan kubaca tanda di depan pintunya, “TUTUP”
aku kecewa sedalam-dalamnya
sedih dan menyesal
kenapa tak masuk saja aku waktu itu?
sayang, terlambat sudah
aku balik badan dan berjalan pulang
kali ini aku tertunduk patah hati
kubiarkan saja sepatu-sepatu basah menerjang genangan air
yang seenaknya saja menertawakanku

-megaisme,
selagi menunggu hujan.

Dengan Sederhana


Sempat dulu aku jatuh cinta pada sebuah sajak…

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
kepada hujan yang menjadikannya tiada

Dan disinilah aku menemukan cinta yang sederhana
Jauh dan terpaku, diam saja dalam kata-kata
Terlambatlah sang awan kepada hujan
Namun dengan mengenalmu aku mengerti cinta yang menguatkan
Aku tak meminta apa-apa,
aku hanya ingin mencintaimu dengan sederhana…

Malam Galau


Malam ini aku galau. Duduk sendiri di ruang keluarga. Duduk di depan laptop berlatarkan musik Korea. Ah, tak seharusnya kuputar lagu-lagu ini, tambah bikin galau. Tapi, musik ini juga menenangkan. Aku baru saja menyelesaikan newsletter untuk dikirim ke Indonesia. Newsletter itu semacam surat yang berisi kabar terkini tentang aktivitasku disini sebagai exchange student. Ini newsletter yang kedua dan terakhir…

Ah, aku benci menghitung hari. Tapi karna newsletter aku jadi melakukannya. Tinggal dua bulan lagi… Aku membolak-balik halaman agendaku. Ya, tinggal dua bulan lagi. Bulan depan aku akan sibuk dengan berbagai kegiatan. Tapi untuk bulan Juni… Halaman itu masih kosong… Entah mungkin aku takut untuk menulis di atasnya.

Dua malam yang lalu, setelah makan malam, aku, Mee, dan Mom berbincang santai. Lalu kami bicara tentang “25 Juni” dan segala rencana dari pihak AFS. Mee menitikkan air mata, namun sekuatnya ia tahan setelah itu. Mom waktu itu menunduk saja, aku tahu dia juga menahan. Aku yang berada di antara mereka jadi tak kuasa menangis. Dalam hari aku remuk redam. Tapi aku berusaha saja untuk membicarakan hal lainnya.

Malam ini aku sendiri. Bolehkah aku titikkan saja air mata yang kutahan waktu itu? Dadaku sesak. Bolehkah?

Volunteering


Kali ini saya ingin bercerita tentang kegiatan favorit saya disini; volunteering!! Volunteering berarti kegiatan sukarela. Kegiatan ini sangat populer di antara masyarakat Amerika. Begitu banyak orang Amerika yang sangat terlibat aktif. Tujuan dari kegiatan yang berbasis tanpa pamrih ini adalah untuk membantu meringankan beban sosial masyarakat sekitar yang membutuhkan. Contohnya ada komuniti yang membantu orang-orang yang tidak mempunyai rumah, menyiapkan makanan untuk orang-orang yang tidak sanggup membeli makanan, membantu di perpustakaan, toko-toko, gereja, dan sebagainya. Banyak sekali peluang untuk membantu sebagai relawan, di berbagai tempat dan di berbagai kegiatan.

Alhamdulillah, sudah delapan bulan disini saya sudah mengikuti berbagai kegiatan sejenis. Keluarga saya begitu aktif dan mengajak saya turut serta dalam berbagai kesempatan. Tentunya saya tidak pernah keberatan, saya malah begitu senang selalu diajak. Masih ingat tentang perjalanan saya ke Alabama? Atau belum tau? Kalu belum, ada loh tulisan tentang trip ke Alabama, anda bisa search di kategori “a year in USA” hehehe… Ehm, kembali ke topik, saya merasakan betapa nikmatnya mengikuti aktifitas ini. Saya merasakan nikmatnya bisa bermanfaat bagi orang lain. Saya merasakan betapa damainya melihat mereka yang terbantu tersenyum bahagia dan berucap syukur. Saya merasakan betapa dahsyatnya kekuatan jiwa-jiwa para penolong yang bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan hal-hal berharga demi hidup yang lebih baik untuk orang lain. Saya merasakan kebahagiaan yang tak bisa didapatkan ketika kau mendapat uang berlimpah atau meraih prestasi. Beda. Ini bahagia nurani, bahagia jiwa, bahagia kalbu yang lembut meminta untuk ingin mengasihi.

Dalam Islam, umat Muslim diajarkan untuk saling mengasihi dan membantu sesama. Ada zakat. Ada sedekah. Ada perintah untuk menolong tetangga.

“…Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,.” (An-Nisa:36)

Ibnu Umar dan Aisyah ra berkata keduanya, “Jibril selalu menasihatiku untuk berlaku dermawan terhadap para tetangga, hingga rasanya aku ingin memasukkan tetangga-tetangga tersebut ke dalam kelompok ahli waris seorang muslim”. (H.R. Bukhari-Muslim)

Saya menyadari bahwa saya tak banyak terlibat aktif dalam kegiatan membantu sesama sebelumnya. Jujur, saya lebih sibuk di sekolah. Sibuk OSIS, sibuk mengurus ekskul, belajar dan berusaha mendapatkan nilai yang baik. Begitulah kehidupan saya sebelum saya berangkat ke Amerika untuk mengikuti pertukaran pelajar.

Alhamdulillah, saya mendapatkan kesempatan untuk mencoba cara lain menikmati hidup dan belajar banyak hal baru untuk membuat hidup lebih berguna. Sebagaimana motivasi saya waktu pertama kali memutuskan ikut seleksi YES Program, “Saya ingin keluar dari kehidupan siswa SMA, keluar dari Padang, dan menikmati dunia dari tempat dan sudut pandang yang berbeda.” Alhamdulillah, niat saya tercapai. Alhamdulillah, Allah memanglah Sang Maha Mendengar dan Berkehendak.

Jujur, saya mempunyai banyak mimpi. Mimpi untuk sukses, mimpi membahagiakan orang tua, mimpi untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat agar berguna. Dan sekarang ada mimpi lain yang saya selipkan di bagian terdepan, yaitu menjadi khalifah yang berguna di muka bumi. Insya Allah.

Mendapati Cinta


ada orang-orang yang sedang bahagia
ada mereka yang sedang menangis pilu
ada temanku yang sedang meronta patah hati
ada dia yang sedang malu-malu tersenyum
aku disini menulis saja
begitu caraku mendapati cinta
tersadar dan merenung dalam kata-kata
atas nama cinta
dan terdiam bersamanya
cuma bisa begitu

Kelly Clarkson – Stronger


What doesn’t kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m alone
What doesn’t kill you makes a fighter
Footsteps even lighter
Doesn’t mean I’m over cause you’re gone

What doesn’t kill you makes you stronger, stronger
Just me, myself and I
What doesn’t kill you makes you stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m alone

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.