WASPADA PENYALAHGUNAAN NARKOBA!


I. DASAR HUKUM

1. UU RI no. 22 Tahun 1997 tentang NARKOBA (pasal 4 tentang pelayanan kesehantan)
2. UU RI no. 5 Tahun 1997 tentang psikotropika.

II. SUMBER PEREDARAN

1. Heroin : Segi Tiga Emas (Myanmar, Thailand, Laos)
2. Kokain : Amerika Latin
3. Sabu : Eropa dan China
4. Ganja : Indonesia

Pembawa/distributor NARKOBA ini adalah Nigerian Drugs Traffikers ( Bangsa Nigeria).

III. JENIS NARKOBA

NARKOBA = NARkotika, psiKOtropika, Bahan adiktif lainnya.
1. Narkotika : OPIAT (morphin, putaw, heroin), KOKAIN, GANJA/ CIMENG.
2. Psikotropika : STIMULANTIA, HIPNOTIK (obat tidur), HALUSINOGEN (obat khayal).
3. Bahan Adiktif : Alkohol, rokok, lem aica aibon (ngelem)

IV. TEMPAT RAWAN NARKOBA

DISKOTIK
Diskotik merupakan tempat-tempat peredaran NARKOBA untuk kelas atas. Mahasiswa, pengusaha, pengangguran, sering terlibat peredaran di tempat ini.

Kamar kecil ( wc )
Kamar kecil di tempat-tempat umum adalah tempat yang sangat rawan dan sering menjadi tempat transaksi. Namun di WC, lebih banyak dilakukan tindakan PEMAKAIAN atau PENGONSUMSIAN NARKOBA. Apalagi di WC sekolah. Perokok sangat sering melakukan aksinya di WC-WC sekolah. Tak jarang siswa-siswa lebih suka masuk WC daripada masuk ke kelas mereka.

Kantin sekolah
Di kantin sekolah sering terjadi keramaian yang tidak karuan sehingga sulit sekali mengawasi adanya proses transaksi NARKOBA ataupun rokok. Tak jarang di kantin ini juga merupakan lahan untuk merokok bebas. Maka pihak sekolah dan OSIS lah yang harus terus mengawasi, mengatasi, dan memberantas perbuatan yang tidak mencerminkan seorang pelajar.

Warung sekitar
Bapak dan ibu guru serta pengurus OSIS juga harus terus mengawasi warung sekitar lingkungan sekolah apalagi jika di warung itu sering terlihat banyak anak-anak nongkrong. Ciri-ciri jika ada anak yang merokok atau mengkonsumsi NARKOBA adalah jika ada guru atau pengurus OSIS yang lewat, mereka langsung kikuk, sembunyi atau langsung pulang dengan tangan disembunyikan.

Tempat parkir
Tempat parkir di sekolah, universitas atau di pusat pembelanjaan sering menjadi lahan empuk bagi para pencandu dan pengedar NARKOBA.

PERPUSTAKAAN
Sering sekali perpustakaan menjadi tempat bersembunyi bagi para perokok atau pecandu narkoba. Apalagi dalam proses transaksi, mereka sering menutupi barang dengan buku yang pura-pura mereka baca. Peran petugas perpustakaan sangat penting dalam pengawasan disini.

Bandara,pelabuhan,stasiun
Seperti yang telah disebutkan di atas, tempat-tempat umum sangat rawan NARKOBA. Peran orang tua sangat penting dengan mengawasi anak-anaknya. Terkadang di tempat-tempat seperti ini terjadilah pengancaman untuk mencoba NARKOBA.

RUMAH KOS
Peran ibu dan bapak kos sangat penting dalam pengawasan. Kos-kosan yang paling rawan apabila rumah pemilik kos dengan kos-kosan mempunyai jarak, apalagi jika hanya diawasi penjaga kos yang ditunjuk pemilik.

WASPADALAH,
PERAN ORANG TUA, GURU, SAHABAT, TEMAN, KAKAK, ADIK DAN LINGKUNGAN SANGAT BERPERAN PENTING DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA!!

PERHATIKAN

Berikut adalah ciri-ciri PENCANDU ROKOK dan NARKOBA :

I. CIRI-CIRI FISIK

1. Gigi berwarna kuning.
2. Bibir hitam dan kering.
3. Wajah lusuh, lemas dan tidak bersemangat.
4. Pengantuk.
5. Suara serak.
6. Kantong mata berwarna gelap.

II. PERUBAHAN SIKAP

1. Kasar, pemarah, emosi tidak karuan.
2. Mudah tersinggung.
3. Pemalas dan tidak peduli lingkungan.
4. Pembangkang, melawan orang tua dan guru.
5. Sering melanggar peraturan sekolah mulai dari tingkatan rendah hingga tingkat tinggi.
6. Suka keluar kelas ± jam 9 pagi dengan alasan ke WC.
7. Mulai bergaya seperti preman.
8. Pelupa.
9. Tidak aktif dalam proses belajar mengajar.

Jika anda melihat atau mengetahui teman anda menjadi seorang pecandu rokok dan NARKOBA, bimbinglah. Sadarkanlah mereka! Karna TEMAN tak pernah membawa teman mereka kedalam keterpurukan!

FAKTOR PENYEBAB PENYALAHGUNAAN NARKOBA

1. FAKTOR AGAMA
Setiap agama pasti melarang pemakaian barang-barang terlarang yang merusak tubuh manusia. Keimanan seseorang juga sangat berpengaruh dalam proses pengendalian diri ini.

2. FAKTOR PENDIDIKAN
Faktor ketidaktahuan terkadang membuat seseorang terlanjur kecanduan. Mereka tidak tahu apa resiko yang ada di hadapan mereka. Sedangkan para intelek, orang berpendidikan yang mengonsumsi NARKOBA adalah orang-orang fasik. Mereka tahu, namun tidak mau tahu. Mereka MEMBODOHI mereka sendiri. Memang untuk meninggalkan rokok dan NARKOBA butuh proses. Oleh karnanya jika para pecandu ingin berhenti, yang mereka butuhkan hanya satu, yaitu TEKAD!

3. FAKTOR SOSIAL EKONOMI

4. FAKTOR BUDAYA

5. FAKTOR POLITIK

6. FAKTOR LINGKUNGAN
Pergaulan, tempat bermain, dan teman sangat mempengaruhi sikap dan pilihan hidup seseorang. Terkadang kecaman,pengucilan, dan rasa ingin tahu membuat kita lupa mengendalikan diri sendiri.

7. FAKTOR KELUARGA
Situasi rumah yang kurang kondusif dapat membuat anak melampiaskan kemuakannya ke hal-hal yang negatif. Ayah yang merokok, kakak atau adik yang mengonsumsi narkoba sangat berpengaruh buruk terhadap tumbuh-kembang mental si anak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s