MIMPI


Ya. Masalah. Kesenangan. Mimpi. Harapan. Itulah hidup. Hari-hari kita dipenuhi dengan berharap, lalu memimpikannya seanjang hari. Jika terwujud, maka kita merasakan kesenangan yang luar biasa. Namun jika semuanya tak seperti kita impikan, semuanya menjadi MASALAH. Hahaha!

Suatu hari, saya pernah bermimpi, menemukan seseorang yang ‘perfect’ dalam segi agama, pendidikan, dan tentu penampilan. Saat itu, tentu saya telah membuat sebuah gambaran sosok yang saya impikan itu di pikiran saya. Boleh toh bermimpi? Seenaknya saja saya bermimpi, saat itu saya hanya tertawa.

Akhirnya, belum lama ini, saya menemukan sosok itu. mungkin tidak terlalu mirip dengan gambaran dipikiran saya. Tapi saya pikir dia sudah perfect. Sehingga dia bisa menghapus sosok gambaran idaman di pikiran saya selama ini dengan dirinya. Siapakah dia? Aplah ia yang dia punya? Apa yang telah ia lakukan? Jangan Tanya saya. Saya pun tak tahu.

Saya seperti orang bodoh. BODOH! Saya bisa dibuat lemah karena menemukannya. Saking perfect-nya, saya pun merasa begitu lemah dan minder. Saya ucap dalam hati, “Oh, gak mungkin saya menarik perhatiannya. Gak mungkin dia merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan.” Namun walaupun saya sudah begitu lemah dan tak berdaya, saya tak bisa memungkiri bahwa saya tak bisa menghentikan mimpi itu.

Saya adalah seorang Muslim. Saya percaya bahwa tidak ada yang namanya pacaran. Saya cinta kepada Allah dan Rasulullah. Maka saya tak mau menjadi ingkar kepada-Nya. Saya pun pernah membuat kesalahan, dan saya memohon ampun dan tidak mengulanginya lagi (Insya Allah!). karena saya tahu, pacaran hanyalah sebuah wujud dari nafsu. Nafsu ingin memiliki. Padahal tidak ada manfaatnya sama sekali!

Kembali ke topik.
Jadi, saya memang menyukainya. Tapi Insya Allah saya tak pernah berharap untuk memilikinya. Tapi, saya telah bermimpi bahwa ia juga merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan. Dan ternyata, mimpi saya itu tidak terwujud. Mimpi itu pupus, saat saya tahu dia sudah menyukai orang lain. Saya taj tahu siapa, tapi tentu dia menyukai seorang muslimah yang begitu perfect, karena itu pantas baginya. Ya, sekarang masalah pun timbul.

Jujur, inilah pertama kali saya patah hati. Saya begitu terpuruk. Saat saya bertemu dengannya saya terus meyakinkan diri saya untuk tidak berharap lagi. Setiap saya tak sengaja melihatnya, saya berusaha langsung menghindar. Saat saya melihat dia di jalan yang akan saya lewati, saya berusaha tidak melewati jalan itu. dan saya juga berusaha untuk tidak memandanginya. Karena saya yakin, bahwa jika saya melakukan apa yang didorong oleh hawa nafsu saya, betapa hinanya saya!

Setiap ada masalah, pasti ada hikmah saya dapat saya petik.

Hikmah dari masalah ini adalah bahwa manusia hanya boleh berharap, namun Allah-lah yang menentukan segala-Nya. Jangan bermimpi terlalu tinggi dan menghandalkan hawa nafsu dalam menciptakan dan mewujudkan mimpimu. Tapi gunakanlah iman, akal, dan hati yang telah dianugrahkan Allah kepadamu. Karena dengan itu, Insya Allah mimpimu jauh dari nafsu yang bisa saja dikontrol oleh syetan. Dengan menggunakan tiga hal itu, saat mimpimu tak terwujud, maka kau akan berkata, “Inilah yang terbaik yang diberikan Allah.”

Ketika kau mengatakan hal kecil itu, kau akan menyadari betapa banyak nikmat Allah yang telah diberikan kepada-Mu. Simaklah firman Allah dibawah ini :

…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah:216)

Dan saya sangat meyakini ayat berikut :

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)…” (Q.S. An-Nuur:26)

Maka, saya mulai membenahi diri untuk menjadi muslimah yang baik. Insya Allah, kelak mimpi saya itu akan terwujud! Aamiin!🙂

.megaisme.

5 thoughts on “MIMPI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s