Akhir Cerita (bisa dibilang) Cinta


Ah, cinta.. cinta cinta CINTA. siapa yang tak tertarik dengan topik ini? apalagi anak muda, aah.. sepertinya ini topik yang paling menarik perhatian. aku tahu, karna aku pun anak muda! hahaha

baiklah, maukah kau membaca sebuah cerita cinta dari tanah Amerika? dengan senang hati kuceritakan🙂

cerita ini berawal dari Indonesia, yap, satu tahun lalu. cerita anak SMA, cerita cinta, hahaha, entahlah, cinta atau bukan. tergantung sudut pandang masing masing.

saat itu, aku “terlibat” cinlok. satu sekolah, sekelas. awalnya teman biasa, ngobrol seperlunya saja. rasa kagum itu muncul begitu saja, mungkin karna diamnya. aku tak tahu persisnya kapan. rasa itu tiba-tiba saja ada. rasa itu bersemi dalam diam awalnya. lalu, entah kenapa, sepertinya teman-teman membaca gelegatku. huuh.. habislah aku dan dia jadi bualan mereka. akhirnya kami di jodoh-jodohkan. lama kelamaan, akhirnya kami sama sama tahu, sama sama suka.

namun sayangnya, aku harus meninggalkan sekolah untuk satu tahun. aku lulus program pertukaran pelajar ke Amerika.

dan, cerita pun berlanjut di Amerika. awalnya, hah, norak memang, aku begitu takut jauh darinya. norak norak norak! tapi begitulah, rasa itu hadir tanpa di undang. baru satu bulan, rindunya sudah minta ampun! komunikasiku lancar dengan keluarga, sahabat, tapi tidak dengannya. awalnya aku berusaha sabar saja, karna aku dengar dari teman-teman kalau dia sibuk dengan segala aktifitasnya. oke, aku akan sabar, aku menanti.

lama-lama bosan juga. lama-lama rasa ini sepertinya berubah. suatu hari, dia online setelah sekian lama menghilang. perasaanku? biasa saja. tak bahagia, tak berbunga-bunga. karna apa? aku cukup bahagia dengan kehadiran teman-temanku yang lain, mereka sering online dan aku tak pernah kesepian. begitu banyak teman-temanku yang peduli denganku. sahabat-sahabatku, mereka hampir selalu ada saat kubutuhkan. aku merasa tak pernah terlupakan oleh mereka.

sepertinya hidupku akan baik-baik saja tanpa perhatian darinya. lebih kurang empat bulan, sudah banyak aku belajar. sudah banyak hal yang akhirnya aku sadari.

yang aku inginkan selama ini hanya lah perhatian, diistimewakan. hasrat wanita. sayangnya hasrat itu malah membodohiku. betapa bodohnya aku menghabiskan waktu hanya untuk merindu dan galau memikirkan dia yang jauh disana! dia. hah, kenapa aku begitu bodoh? ada MEREKA yang memberikan perhatian tak habis-habisnya untukku! aku cemas tak dapat perhatian lagi, hei, perhatian MEREKA jauh lebih berarti. MEREKA lah SAHABATKU!

jujur, ada kalanya perhatian teman-temanku menyebalkan. kapan? saat mereka bertanya tentang dia padaku, atau tepatnya tentang hubungan aku dan dia. HEI! hubungan? aku tak ada hubungan apa-apa dengannya. i am single! mungkin ya, ku tak memungkiri aku menyukainya, tapi bukan berarti aku terikat oleh hal semu itu. inilah akibatnya, kisah cintaku yang terlanjur terekspos bebas, salah satu kesalahan terbesarku. mereka salah paham tentang bagaimana aku menginterpretasikan perasaanku kepadanya. ada juga beberapa orang yang sepertinya lebih tertarik menanyakan kabar tentang aku dan dia daripada kabar kesehatanku atau menanyakan kegiatanku disini. the more people asking, the more i am sick of this feeling. why do people so care about love story? i am fed up, instead.

kadang aku cemas untuk mantap melupakannya, ya, cemas saja. cemas aku kehilangan orang yang sebenarnya baik untukku. cemas aku takkan menemukan orang yang lebih baik. EITS! aku baru saja lupa, bukankah Allah berjanji, laki laki baik untuk perempuan yang baik? bukankah jodohku sudah tertulis di Lauhul Mahfuz? kenapa harus cemas untuk membebaskan hati dari hal yang paling norak ini? seharusnya aku harus cemas, apakah aku sudah menjadi perempuan yang baik agar aku pantas berjodoh dengan laki laki yang baik? sepertinya aku malah harus fokus tentang hal itu.

aku juga cemas teman-temanku kecewa. mereka kecewa dan marah atas keputusanku. takut saja mereka menganggapku egois. EITS! ini kan ceritaku! akulah yang memutuskan cerita apa yang akan kutuliskan. akulah yang merasakan norak dan sakitnya menyimpan hal ini di hatiku. toh, seorang teman menginginkan temannya bahagia bukan? inilah pilihanku untuk bahagia!

sebelumnya rasa cemas itu mencegahku untuk berkata, I AM NOT IN LOVE ANYMORE! namun sekarang aku teriakkan sekeras-kerasnya!!

fiuuuh.. lega selega-leganya. sehabis sholat Isya, di malam tahun baru Hijriah 1433, aku deklarasikan kebebasan hatiku dari hal norak yang disebut cinta itu. aku deklarasikan di hadapan Sang Maha Tahu🙂 Selamat Hati Baru Mega \m/

i will take it easy. i will do it easily! i am good in this, no worry!🙂 nothing can change my passion! today, in the moment of Hijrah \m/

#megaisme

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s