Enam Bulan


Kini, aku tak lagi terengah-engah
Aku berjalan penuh tawa dan bahagia
Makin lama mataku semakin terbuka
melihat setiap kebahagiaan yang disisipkan Tuhan

detik demi detik mengantarkanku ke 17 tahun
aku tersenyum saat menghembus nafas pertama di tahun baru hidupku
ini udara musim dingin, dingin
aku cium molekul molekul hangatnya rahmat yang dihembuskan Tuhan

bulan keenam ini menguras air mata
bukan karna duka ataupun luka
melainkan karena belaian-belaian lembut tangan Tuhan

bulan keenam menitipkan banyak pelajaran berharga
tentang arti keluarga yang selalu ada
tentang arti sahabat yang tak sempurna
dan tentang keakuan yang mesti sirna

bulan keenam juga menitipkan do’a-do’a
tentang esok, esok hari..
dan tentang..
tentang hari-hari bahagia

bulan keenam juga menitipkan tekad
dari hamba yang bergelimang dosa
untuk melangkah semakin dekat,
dan lebih dekat lagi,
lebih dekat dari urat nadi

Izinkan aku Tuhan…
untuk lebih baik dalam dekapan-Mu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s