Volunteering


Kali ini saya ingin bercerita tentang kegiatan favorit saya disini; volunteering!! Volunteering berarti kegiatan sukarela. Kegiatan ini sangat populer di antara masyarakat Amerika. Begitu banyak orang Amerika yang sangat terlibat aktif. Tujuan dari kegiatan yang berbasis tanpa pamrih ini adalah untuk membantu meringankan beban sosial masyarakat sekitar yang membutuhkan. Contohnya ada komuniti yang membantu orang-orang yang tidak mempunyai rumah, menyiapkan makanan untuk orang-orang yang tidak sanggup membeli makanan, membantu di perpustakaan, toko-toko, gereja, dan sebagainya. Banyak sekali peluang untuk membantu sebagai relawan, di berbagai tempat dan di berbagai kegiatan.

Alhamdulillah, sudah delapan bulan disini saya sudah mengikuti berbagai kegiatan sejenis. Keluarga saya begitu aktif dan mengajak saya turut serta dalam berbagai kesempatan. Tentunya saya tidak pernah keberatan, saya malah begitu senang selalu diajak. Masih ingat tentang perjalanan saya ke Alabama? Atau belum tau? Kalu belum, ada loh tulisan tentang trip ke Alabama, anda bisa search di kategori “a year in USA” hehehe… Ehm, kembali ke topik, saya merasakan betapa nikmatnya mengikuti aktifitas ini. Saya merasakan nikmatnya bisa bermanfaat bagi orang lain. Saya merasakan betapa damainya melihat mereka yang terbantu tersenyum bahagia dan berucap syukur. Saya merasakan betapa dahsyatnya kekuatan jiwa-jiwa para penolong yang bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan hal-hal berharga demi hidup yang lebih baik untuk orang lain. Saya merasakan kebahagiaan yang tak bisa didapatkan ketika kau mendapat uang berlimpah atau meraih prestasi. Beda. Ini bahagia nurani, bahagia jiwa, bahagia kalbu yang lembut meminta untuk ingin mengasihi.

Dalam Islam, umat Muslim diajarkan untuk saling mengasihi dan membantu sesama. Ada zakat. Ada sedekah. Ada perintah untuk menolong tetangga.

“…Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,.” (An-Nisa:36)

Ibnu Umar dan Aisyah ra berkata keduanya, “Jibril selalu menasihatiku untuk berlaku dermawan terhadap para tetangga, hingga rasanya aku ingin memasukkan tetangga-tetangga tersebut ke dalam kelompok ahli waris seorang muslim”. (H.R. Bukhari-Muslim)

Saya menyadari bahwa saya tak banyak terlibat aktif dalam kegiatan membantu sesama sebelumnya. Jujur, saya lebih sibuk di sekolah. Sibuk OSIS, sibuk mengurus ekskul, belajar dan berusaha mendapatkan nilai yang baik. Begitulah kehidupan saya sebelum saya berangkat ke Amerika untuk mengikuti pertukaran pelajar.

Alhamdulillah, saya mendapatkan kesempatan untuk mencoba cara lain menikmati hidup dan belajar banyak hal baru untuk membuat hidup lebih berguna. Sebagaimana motivasi saya waktu pertama kali memutuskan ikut seleksi YES Program, “Saya ingin keluar dari kehidupan siswa SMA, keluar dari Padang, dan menikmati dunia dari tempat dan sudut pandang yang berbeda.” Alhamdulillah, niat saya tercapai. Alhamdulillah, Allah memanglah Sang Maha Mendengar dan Berkehendak.

Jujur, saya mempunyai banyak mimpi. Mimpi untuk sukses, mimpi membahagiakan orang tua, mimpi untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat agar berguna. Dan sekarang ada mimpi lain yang saya selipkan di bagian terdepan, yaitu menjadi khalifah yang berguna di muka bumi. Insya Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s