Dengan Sederhana


Sempat dulu aku jatuh cinta pada sebuah sajak…

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
kepada hujan yang menjadikannya tiada

Dan disinilah aku menemukan cinta yang sederhana
Jauh dan terpaku, diam saja dalam kata-kata
Terlambatlah sang awan kepada hujan
Namun dengan mengenalmu aku mengerti cinta yang menguatkan
Aku tak meminta apa-apa,
aku hanya ingin mencintaimu dengan sederhana…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s