Kutemukan dalam Diam


kutemukan dalam diam

seketika bertanya walau tahu tak kan ada jawabnya

walau sia namun aku tahu kau mendengar

ingin terus berteka teki hingga saatnya aku temukan jawabnya

mungkin bukan darimu

tapi dari alam yang menunjukkan jalannya

biarlah aku sampaikan dalam baitnya

mungkin bukan puisi bahasamu

tapi mengerti dari semesta yang menunjukkan artinya

ada bahasa alam yang harus kau pahami

tentang bumi yang diam dalam rotasi

tentang hujan yang jatuh untuk kembali

tentang bintang berpendar tapi mati

ada bahasa yang lebih indah dari yang biasa kau dengar

saat kau diam adalah saat kau bisa mendengar bisiknya

tak usah kau ucapkan kata

hanya perlu membuka mata

aku rindu yang bisa pahami

rindu berlari lalu disahuti

diam

lantas menemukan

———

Berawal dari rasa yang ingin dituliskan, lalu timeline Line menjadi pilihan. Dua bagian puisi ditulis di waktu yang berbeda. Tapi  saya sendiri baru menyadari ada keterkaitan antar keduanya.

Aku ingin memahami bahasamu.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s