Semoga Ramadhan Menyembuhkan


Marhaban Ya Ramadhan.

Doa sederhana untuk Ramadhan kali ini. Semoga Ramadhan menyembuhkan kita…

Menyembuhkan diri yang telah meluangkan sebagian besar waktu untuk urusan dunia. Lupa meluangkan lebih banyak waktu untuk tabungan di akhirat kelak, mengurai waktu untuk hal senda gurau belaka. Lupa mengutamakan hal yang mendekatkan diri kepada Allah, mengutamakan hal yang mendekatkan diri dengan makhluk untuk urusan dunia.

Menyembuhkan pribadi yang haus ilmu namun lupa untuk menebar manfaat. Pribadi yang menjadi sombong dan jauh dari jalan Allah karena lalai dalam urusan yang katanya proses pendidikan. Pribadi yang menjadi jarang berbakti kepada orang tua padahal seharusnya bisa melapangkan waktu. Pribadi yang sedang mencari ilmu lalu malah melangkah jauh dari masjid.

Menyembuhkan diri yang angkuh untuk menyesuaikan dengan yang tinggi, yang menciut untuk menyesuaikan dengan yang rendah. Diri yang berubah bentuknya hanya agar bisa masuk ke dalam lingkungan yang diinginkan, padahal jadi lebih buruk. Diri yang lupa bercermin sehingga lupa mempersiapkan diri, padahal terus berdoa agar husnul khotimah.

Menyembuhkan pribadi yang dimanja oleh teknologi dan umurnya habis untuk bermain dengannya. Pribadi yang lupa dengan umurnya karena asik diperbodoh teknologi. Pribadi yang jadi lupa memanfaatkan tangan-kaki. Pribadi yang menjadi bodoh dan malas karena ingin yang serba cepat, lupa bagaimana nikmatnya berjuang.

Menyembuhkan diri yang banyak mengingat hal yang merusak otak, merusak iman, menghancurkan akhlak. Diri yang banyak mengingat hal yang tak penting dan dibiarkannya membelenggu jiwa. Diri yang sibuk mengingatkan diri untuk urusan dunia tapi lupa mengingat bahwa Israil bisa datang kapan saja.

Menyembuhkan pribadi yang berharap orang-orang baik tapi lupa menjadi baik. Pribadi yang berharap dibantu tapi lupa membantu. Pribadi yang berharap dikasihi tapi lupa menyayangi. Pribadi yang berharap diampuni tapi lupa memperbaiki diri.

Menyembuhkan hati yang banyak berharap kepada makhluk yang pelupa lalu lemah karenanya. Hati yang lupa bahwa berharap itu hanya kepada Allah. Hati yang lupa bahwa kekuatan pengharapan dibangun dengan kekuatan iman kepada Allah.

Ramadhan ini, semoga terobati.

1 Ramadhan

Di bawah langit Padang yang bintangnya benderang.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s